Dokumen apa saja yang disusun dalam satu klik?
Satu klik di Skula menyusun satu paket perangkat pembelajaran untuk satu mapel dan satu kelas. Isinya Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Daftar Tujuan Pembelajaran, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), Program Tahunan, dan Program Semester, ditambah satu Modul Ajar dan satu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk setiap baris ATP. Capaian Pembelajaran (CP) dicetak sebagai bagian pembuka. Setiap dokumen mengikuti susunan yang sama: identitas, tujuan dan indikator, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, alur kegiatan, asesmen, refleksi, dan lampiran. Setiap paket disusun dengan gaya Pembelajaran Mendalam (2025), memakai istilah resminya seperti murid dan Dimensi Profil Lulusan. Bila pustaka Skula sudah memiliki perangkat untuk mapel dan kelas yang sama, paket itu disalin langsung tanpa menunggu AI, sehingga guru mendapat titik awal yang sudah tersusun. Hasilnya langsung bisa dibuka di editor untuk disunting. Semua dokumen tersimpan per guru, mapel, kelas, dan tahun pelajaran.
- ATP, Daftar TP, KKTP, Prota, dan Promes
- Modul Ajar dan LKPD untuk setiap baris ATP
- Gaya Pembelajaran Mendalam (2025)
- Halaman cetak untuk setiap dokumen
Dari mana Capaian Pembelajaran diambil?
Capaian Pembelajaran di Skula diambil dari pustaka CP yang disusun dari dokumen resmi, yaitu panduan mata pelajaran Kemendikdasmen untuk sekolah umum dan keputusan Kemenag untuk madrasah, jadi guru tidak perlu mengetik ulang. Madrasah otomatis mendapat CP versi Kemenag lebih dulu. Fase ditentukan dari kelas: kelas 1 dan 2 fase A, 3 dan 4 fase B, 5 dan 6 fase C, 7 sampai 9 fase D, kelas 10 fase E, serta 11 dan 12 fase F. Pustaka mencakup puluhan mata pelajaran, dengan fase lengkap untuk mapel umum seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, PJOK, seni, dan pendidikan agama. Mapel yang hanya diterbitkan untuk fase tertentu tersedia pada fase itu saja. Bila CP sebuah mapel belum ada, misalnya mapel kejuruan SMK, guru cukup menempelkan CP dari dokumen sekolah, dan CP itu ikut tersimpan di pustaka. Bab buku rujukan juga ikut menjadi bahan penyusunan draf.
Siapa yang meninjau dan menerbitkan perangkat ajar?
Di Skula, guru meninjau dan menyunting setiap bagian perangkat ajar di editor, dan hasil AI selalu berstatus draf sampai pimpinan kurikulum menerbitkannya. Draf bisa dicetak kapan saja, tetapi setiap halamannya bertanda air DRAFT agar tidak tertukar dengan dokumen final. Penerbitan dilakukan oleh Wakasek Kurikulum, kepala sekolah, atau admin dari antrean tinjauan yang bisa disaring per guru, mapel, kelas, tahun pelajaran, dan status. Dokumen yang sudah terbit dikunci dan dicetak tanpa tanda air, sehingga yang beredar di sekolah adalah versi yang sudah disetujui. Wakasek Kurikulum dan kepala sekolah juga mengelola pustaka tujuan pembelajaran bersama, jadi TP yang sudah baik bisa dipakai guru lain di mapel yang sama. Cara ini menjaga peran guru sebagai penulis dan pimpinan sebagai penjamin mutu, sementara pekerjaan menyusun kerangka dan mengetik ulang dikerjakan AI. Untuk supervisi, pimpinan kurikulum bisa melihat dari antrean yang sama perangkat siapa yang sudah terbit dan siapa yang belum.
Bagaimana dokumen dicetak dan berapa kuota AI-nya?
Setiap dokumen perangkat ajar di Skula punya halaman cetak yang rapi: ATP, Daftar TP, KKTP, Prota, Promes, Modul Ajar, dan LKPD. Dari halaman itu guru mencetak langsung atau menyimpannya sebagai PDF lewat dialog cetak browser. Penyusunan memakai model AI yang dijalankan di infrastruktur Cloudflare, dan setiap sekolah memiliki batas pemakaian AI bulanan sesuai paketnya, yang di PUSAKA tercantum sebagai bantuan AI wajar pakai. Penyalinan dari pustaka tidak memanggil AI sama sekali. Perangkat pembelajaran satu klik termasuk dalam paket PUSAKA, bersama bantuan AI untuk menyusun soal di bank soal CBT. Sekolah yang baru mendaftar bisa mencoba seluruh fitur ini selama uji coba penuh 14 hari, lalu memilih paket dari menu Langganan setelah yakin. Rincian paket ada di halaman Harga. Bila sekolah juga memakai CBT, soal latihan untuk topik yang sama bisa disusun dengan bantuan AI, sehingga perangkat ajar dan asesmen berjalan dari satu tempat.