Apa yang bisa dilakukan aplikasi PPDB online Skula?
PPDB Skula memindahkan penerimaan peserta didik baru ke situs resmi sekolah. Calon wali murid membuka halaman PPDB di subdomain sekolah, melihat periode yang sedang dibuka beserta jalur, informasi biaya, jadwal tes, dan sisa kuota per jurusan, lalu mengisi formulir pendaftaran tanpa perlu membuat akun. Berkas persyaratan diunggah di formulir yang sama, mengikuti daftar berkas yang ditetapkan panitia untuk periode itu. Setelah mengirim, pendaftar menerima nomor pendaftaran dan PIN, yang bisa langsung dikirim ke WhatsApp miliknya sendiri agar tidak hilang. Di sisi sekolah, panitia mengelola periode, jalur, kuota, syarat berkas, tes seleksi, pengumuman, dan daftar ulang dari satu dasbor. Data pendaftar tersimpan di basis data sekolah sendiri, terpisah dari sekolah lain. Begitu periode dibuka, halaman PPDB ikut tercantum di peta situs sekolah agar mudah ditemukan mesin pencari. Nama menunya juga bisa disesuaikan, misalnya PPDB, SPMB, atau sebutan lain yang dipakai sekolah Anda.
- Formulir daring di subdomain sekolah, tanpa akun
- Unggah berkas sesuai daftar syarat per periode
- Nomor pendaftaran dan PIN untuk memantau status
- Bukti Pendaftaran dan Kartu Peserta Tes siap cetak
Bagaimana alur pendaftaran bagi calon wali murid?
Alur pendaftaran PPDB Skula dibuat pendek karena kebanyakan orang tua mendaftar dari ponsel. Pertama, isi formulir dan unggah berkas di halaman pendaftaran. Sistem menolak pendaftaran ganda dengan NISN yang sama dalam satu periode, dan menutup pendaftaran begitu kuota jurusan penuh, sehingga panitia tidak perlu menyaring ulang dengan tangan. Kedua, cetak Bukti Pendaftaran. Ketiga, pantau halaman status dengan nomor pendaftaran dan PIN. Di sana tampil hasil verifikasi berkas beserta catatan panitia, status pembayaran, jadwal dan nilai tes, lalu hasil seleksi setelah sekolah membuka pengumuman. Bila sekolah memakai tes seleksi, pendaftar mencetak Kartu Peserta Tes dan mengerjakan tes daring pada jendela waktu yang ditentukan, dengan jawaban yang tersimpan otomatis. Pendaftar yang diterima lalu menyelesaikan daftar ulang. Orang tua tidak perlu datang ke sekolah hanya untuk menanyakan apakah berkasnya sudah diperiksa, karena jawabannya ada di halaman status.
Bagaimana panitia memverifikasi berkas dan menyeleksi pendaftar?
Di dasbor PPDB Skula, panitia melihat seluruh pendaftar per periode dan memeriksa berkas satu per satu atau sekaligus. Verifikasi massal tidak bisa menandai pendaftar sebagai lengkap bila berkas wajibnya belum diunggah, jadi salah klik tidak meloloskan berkas yang kurang. Berkas yang ditolak diberi catatan, dan catatan itu terlihat oleh pendaftar di halaman status. Jalur pendaftaran disusun bebas per periode, dengan Reguler, Prestasi, Afirmasi, Domisili, dan Mutasi sebagai preset awal. Kuota diatur per jurusan. Untuk seleksi, panitia dapat memakai tes daring yang soalnya diambil dari bank soal sekolah dan dinilai otomatis, lalu mengurutkan pendaftar berdasarkan nilai tes. Hasil akhirnya diterima, cadangan, atau tidak lulus, dan baru tampil ke publik ketika panitia menyalakan pengumuman. Biaya pendaftaran ditampilkan di halaman PPDB, sedangkan pembayarannya dicatat panitia sebagai belum atau lunas. Bila pendaftar lupa PIN, panitia bisa mengatur ulang PIN dari halaman pendaftar.
Apa yang terjadi setelah pendaftar diterima?
Pendaftar yang diterima di PPDB Skula langsung menjadi data siswa, tanpa diketik ulang ke buku induk. Setelah pendaftar diterima dan menyelesaikan daftar ulang, admin memindahkan mereka sekaligus ke kelas tujuan. Akun siswa dibuat dari data pendaftaran, dengan NISN sebagai nama pengguna dan NIS yang diisi admin kemudian, sehingga siswa baru siap memakai aplikasi Skula yang aktif di sekolah sejak hari pertama. Data pendaftar yang sudah dipindahkan dikunci agar tidak berubah tanpa sengaja. Panitia juga bisa mengunduh daftar pendaftar beserta nomor telepon wali untuk menghubungi mereka lewat WhatsApp. Karena satu data induk dipakai bersama oleh semua aplikasi, siswa baru langsung tercatat di kelasnya tanpa impor Excel kedua. PPDB termasuk dalam Paket Rapor maupun PUSAKA, dan setiap sekolah baru bisa mencobanya dalam uji coba penuh 14 hari. Rincian paket dan harganya ada di halaman Harga.